kesibukanku di dunia pendidikan semakin padat saja, lalu bagaimana dengan keadaan punggungku yang istimewa ini?
terkadang aku merasa khawatir, rasa takut itu datang. Dan lagi aku menepis semua rasa itu, BRAVE fildzah... be brave!!!!!
tapi semua tidak dapat dipungkiri, takut itu semakin menjadi saja. karena tak jarang, skoliosis ini manja, membuatku berhenti dari aktifitas, terasa perih dan panas.
tapi aku tak ingin lama-lama terbaring, aku bangkit. hari esok aku harus kembali kesekolah, ketempat, kedunia dimana harusnya para pelajar berada.
skoliosis bukan alasan untukku menjadi malas!
justru aku harus lebih semangat dari mereka, meskipun aku istimewa.
meskipun terkadang mereka, iya.. siapapun mereka tidak pernah bisa mengerti fase atau saat-saat dimana kondisi fisikku sangat lelah ingin duduk dan terbaring. Mereka tidak pernah mengerti, itulah sebabnya aku sangat keras terhadap diriku sendiri, ketika sakit itu datang, aku hanya berteriak pada diriku "ayo sko, jangan manja! yang membedekan kita itu karena kamu bengkok! aku sudah bisa terima kehadiranmu dihidupku, jadi aku mohon jangan halangi langkahku! kita hidup di dunia orang normal! bukan di dunia para skolioser!"